Rabu, 18 Desember 2013

9 Penderitaan Anak Indigo

Terlahir sebagai anak indigo bukanlah sebuah pilihan, tetapi merupakan takdir yang tidak bisa dihindari. Ketika dia menyadari kehadirannya bukan sebagai orang biasa, merasakan kemarahan yang besar terhadap perilaku manusia yang buruk dan jahat, melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat oranglain, ingin merubah dunia menjadi lebih baik dengan kekuatan sendiri, saat itu dia tidak bisa lagi melepaskan diri dari tanggung jawab karena dia sudah menyadari bahwa dia adalah seorang anak indigo.

Hari-harinya dipenuhi oleh pemikiran-pemikiran yang mendesak, susah tidur dengan tenang dan penglihatan-pengelihatan yang menganggu pikiran dan perasaan, seperti hidupnya sudah ditakdirkan untuk menanggung semua itu. Dia mungkin bisa melupakannya untuk beberapa saat, tetapi pemikiran-pemikiran dan suara-suara akan terus mengisi hari dan malamnya.

Berikut adalah 9 penderitaan yang harus ditanggung oleh anak indigo sebagai resiko keindigoannya. Dampaknya bisa dikurangi apabila mendapatkan bimbingan dan penyembuhan yang tepat. Bagi sebagian anak indigo proses penyembuhan bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan oranglain.

1. Sakit kepala yang hebat. Hampir semua indigo pernah mengalami sakit kepala yang hebat. Hal ini disebabkan proses berfikir yang keras tanpa dikehendaki, banyak hal yang ingin dilakukan tapi tidak bisa diatasi, dan pikiran yang terlalu luas memasuki hal-hal yang tidak bisa disentuh oleh pemikiran manusia pada umumnya. Kondisi ini memerlukan energi besar dan proses berfikir yang berat. Terapi obat mungkin bisa membantu, tetapi bersifat non-permanen dan beresiko kelebihan pemakaian karena penggunaan yang terus-menerus. Meditasi dan perbaikan aura cakra adalah terapi terbaik, selain bisa dilakukan sendiri juga mempunyai resiko yang lebih ringan. Mungkin juga perlu belajar memperlambat detak jantung dan menurunkan tekanan darah.

2. Susah tidur. Suara-suara yang menganggu, penampakan-penampakan, melihat penderitaan alam, sukma yang berjalan kemana-mana, dan pemikiran-pemikiran idealis yang menuntut perwujudan membuat seorang anak indigo susah untuk tidur. Walaupun mata terpejam tetapi tetap mendengar dan berfikir. Anak Indigo harus belajar untuk sering berkoneksi dengan Tuhan lebih intensif dan berpasrah dengan segenap jiwa kepada-Nya. Lepaskan semua beban pikiran, mintalah petunjuk dan serahkan kepada-Nya untuk menyelesaikaan.

3. Lambung yang lemah. Salah satu organ tubuh yang paling menderita disebabkan strees karena berfikir dengan berat adalah lambung. Lambung yang lemah akan bereaksi negatif berupa produksi asam lambung yang berlebihan pada saat anak indigo strees. Makan obat sakit lambung secukupnya dan perbanyak ibadah serta lakukan meditasi untuk penenangan.

4. Empati yang menyakitkan. Tidak mudah untuk berempati terhadap penderitaan oranglain, atau alam yang sedang dizholimi oleh manusia-manusia jahat dan serakah, sedangkan sedikit yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaan buruk itu. Rasa empati ini sering kali berakibat buruk kepada anak indigo. Disebabkan kepekaan yang berlebihan pada anak indigo, rasa empati yang mendalam bisa menjadikan dirinya ikut menderita. Rasa empati terhadap orang yang sakit bisa membuat anak indigo menderita penyakit yang sama, seperti terjadi penularan walaupun bukan penyakit yang menular. Untuk mengurangi efek negatif rasa empati yang mendalam ini sebagian anak indigo mengambil sikap tidak acuh yang berlebihan. Sehingga mereka tampak sebagai anak yang tidak peduli lingkungan sosial yang tidak mau bergaul. Sebaiknya rasa empati disalurkan ke dalam bentuk tindakan langsung seperti mengobati orang yang sakit atau berdo’a kepada Tuhan untuk kesembuhan dan kebaikan oranglain. Penyaluran energi dalam bentuk kepasrahan kepada Tuhan adalah jalan yang paling efektif.

5. Rasa marah yang mendesak. Rasa marah melihat perilaku manusia yang buruk dan jahat adalah alasan utama seorang anak indigo ingin menunaikan kewajibannya. Rasa marah ini  kemudian berwujud menjadi semangat yang besar untuk mengubah keadaan menjadi yang lebih baik. Bagi anak indigo yang belum bisa menemukan jati dirinya, biasanya rasa marah ini bisa berakibat buruk terhadap perilakunya kepada orang disekitarnya. Perlawanan dan protes-protes akan selalu ditunjukkannya kepada orang di sekelilingnya, seperti orangtua, saudara-saudaranya, dan guru disekolah yang tidak memahami keadaannya.

6. Kepribadian yang berubah-ubah. Persinggungan anak indigo dengan dimensi supranatural yang terlalu sering dan mendalam mengakibatkan pengaruh negatif berupa “jejak yang tertinggal”. Hal ini semacam sisa-sisa efek elektromagnetik pada sel-sel otak. Jejak-jejak dimensi lain ini kemudian akan berulang berupa “kunjungan-kunjungan” yang berlanjut. Karena suara dari dimensi lain itu datang berupa gelombang yang kemudian ditafsirkan sebagai suara di dalam batin, seringkali anak indigo mengalami efek kebingungan berupa kepribadian ganda. Bahkan seringkali antar “pribadi” terjadi pertentangan pendapat dalam menghadapi suatu permasalahan. Untuk mengatasi hal ini anak indigo harus mempertajam indera keenamnya untuk membedakan setiap “pribadi” yang datang. Mungkin diri anak indigo akan menjadi sebuah forum pertemuan berbagai “pribadi”, namun sebagai pribadi yang bebas seorang anak indigo harus mampu mandiri dan mempunyai pandangan atau keyakinan yang kuat. Jadikan setiap infomasi yang datang sebagai pengetahuan dan dimanfaatkan seperlunya sesuai dengan kebutuhan.

7. Dilematis. Ada sebagian anak indigo – umumnya yang sudah menginjak remaja – yang mengalami kebingungan untuk memilih antara dua hal, apakah akan terus menjadi anak indigo dengan atribut dan tanggung jawabnya atau berusaha memadamkan keindigoannya dan tidak peduli dengan apapun yang terjadi disekitarnya. Kedua pilhan itu sama-sama tidak enak, terlebih-lebih kalau harus memadamkan keindigoannya, sedangkan tuntutan tanggung jawab terus mengejar-ngejar. Bisa-bisa hidup seorang indigo akan dihantui perasaan bersalah sampai dewasanya.

8. Cap “aneh”. Cap “aneh” sebetulnya lumrah bagi anak indigo. Tetapi stempel “aneh” ini akan menjadi permasalahan serius bagi anak-anak yang belum bisa menerima penolakan lingkungan. Perlu pengertian orangtua dan orang disekitarnya untuk tidak terlalu memposisikan anak indigo sebagai “alien” dilingkungannya sendiri.

9. Dijauhi teman-teman. Beberapa anak indigo dijauhi dalam pergaulan teman sebayanya karena dia lebih sering menjadi “orangtua” bagi teman-temannya, ketimbang sebagai teman bermain. Peringatan-peringatan, nasehat dan larangan-larangan membuat anak-anak lain jengkel dan menjauh. Walaupun kesendirian lebih disukai oleh anak indigo daripada berkumpul dengan teman-temannya, sebaiknya dia tetap harus bersosialisasi dengan tetap bersekolah dan bermain bersama keluarga.

Bagi para orangtua dan guru anak-anak indigo hendaknya memahami bahwa anak indigo mempunyai kondisi kejiwaan yang khusus. Pemahaman orang-orang disekitarnya atas keadaan mereka akan sangat membantu penyembuhan luka batin yang dialaminya. Menjadi tanggung jawab kita bersama menghantarkan mereka menuju keberhasilan hidup dimasa dewasanya kelak.

Semoga bermanfaat…

Ciri-Ciri Anak Indigo

A. Pengertian Indigo

Anak indigo seringkali disebut sebagai anak nila, yaitu istilah yang biasa digunakan untuk mendeskripsikan seorang anak yang diyakini memiliki kemampuan atau sifat yang spesial dan tidak biasa. Oleh karena itu, anda sebaiknya tahu ciri-ciri anak indigo itu seperti apa.

Indigo sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang berarti berwarna nila. Anak indigo memiliki aura tubuh yang di dominasi warna nila. Mereka juga memiliki kepekaan indera keenam atau intuisi yang sangat tajam. Selama ini anak indigo identik dengan kelebihannya yang bisa melihat makhluk halus atau membaca masa depan. Tapi sebenarnya apa saja ciri-ciri yang dimiliki oleh anak indigo?

Anak indigo terlahir dengan kemampuan yang bersifat spiritual dan memiliki kecerdasan yang tinggi. Kebanyakan dari anak indigo memiliki kelebihan dengan bakat yang sangat luar biasa atau secara akademik mempunyai kepintaran diatas rata-rata bila dibandingkan teman-temannya. Telah banyak anak indigo yang terlahir di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Kalau memiliki kecerdasan yang tinggi, anak itu dikatakan Gifted. Kalau hanya memiliki kemampuan spiritual, maka ia disebut CenayangAnak indigo memiliki kecerdasan yang tinggi dan kemampuan spiritual,oleh karena itu ia disebut Talented atau berbakat istimewa.

Anak indigo juga mampu menunjukan empati yang sangat dalam dan mudah merasa iba serta tambak bijaksana untuk anak seusianya. Menurut para ahli, anak indigo adalah anak yang memiliki jiwa yang dewasa meskipun raganya masih anak-anak.

Istilah indigo pertama kali diungkap oleh Nancy Ann Tappe, seorang ahli cenayang pada sekitar tahun 1970-an. Nancy Ann mengaku memiliki kemampuan untuk melihat aura seseorang. Anak yang memiliki aura indigo (berwarna nila) mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh anak-anak yang lain.

B.  Ciri-Ciri Anak Indigo

Ciri-ciri anak indigo yang bisa anda lihat:
1. Punya pemikiran sendiri.
2. Melihat  kemampuan diluar akal sehat.
3. Sering tidak bisa atau sulit untuk konsentrasi.
4. Suka atau senang mengkhayal.
5. Sering diam daripada berbicara.
6. Bisa menceritakan suatu hal secara detail meski dia tidak mengalaminya, misalnya ia bisa menceritakan temannya secara detail tapi saat bertemu secara nyata dengan temannya itu ia tidak bisa akrab.
7. Memiliki suatu keinginan yang kuat, dengan melakukan apa yang ada dipikirannya daripada mematuhi kehendak orang lain (terkesan seperti orang keras kepala).
8. Bijaksana serta mempunyai tahap kesadaran juga mempunyai kebersamaan yang melebihi pengalamannya.
9. Secara emosi, mereka dapat dengan mudahnya bereaksi, sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau bahkan mengalami strees.
10. Kreatif dalam berfikir dengan memakai otak kanan, namun tetap harus berusaha belajar dengan menggunakan otak kiri terutama pada sistem di sekolah.
11. Anak indigo sangatlah peka sehingga dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang-orang kebanyakan.
12. Empatik, penuh rasa ingin tahu, berkeinginan kuat, independen, dan sering dianggap aneh oleh teman juga keluarga.
13. Sering didiagnosis mengalami ADD (Attention Deficit Disorder), ataupun ADHD saat mereka menunjukan perilaku impulsive (otak memproses informasi lebih cepat) dan mereka selalu bergerak agar lebih fokus.
14. Mempunyai gaya belajar secar visual dan kinestetik, mereka mampu mengingat dengan baik apa yang terekam dalam otaknya.
15. Mengenal dirinya dan memiliki tujuan yang jelas.
16. Memiliki Spiritual dibawah sadar yang kuat semenjak kecil.
17. Mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak dijaga dan dirawat dengan baik.
18. Meyakini bahwa dirinya layak untuk berada di dunia.
19. Memiliki IQ yang tinggi dan mempunyai kemampuan intuitif.

Sementara itu dalam buku “How To Raise An Indigo Child” karangan Barbara Condron, ada beberapa hal yang menjadi ciri anak indigo yaitu:

1. Memiliki daya ingat yang sangat baik dan memiliki kemampuan tajam untuk mengamati.
2. Mampu mengorganisasi dan mendata informasi dengan sangat cepat.
3. Bersifat cerdas dan kreatif.
4. Lebih menyukai cara sendiri dalam mempelajari sesuatu, menggabungkan berbagai jenis informasi dengan cara yang inovatif serta kreatif.
5. Ingin mengalami langsung suatu kejadian atau hal dan bukan sekedar membicarakan.
6. Harus tertarik pada sesuatu untuk memutuskan perhatiannya, dan bila sudah tertarik maka ia akan memiliki energi tiada batas.
7. Memiliki rasa harga diri dan integritas yang kuat serta sangat peka.
8. Energi yang berlebihan menyebabkan perhatiannya cepat teralih.
9. Mudah merasa bosan.

Sementara itu bersadasarkan fisik dan psikologis, ciri-ciri anak indigo yaitu:

1. Memiliki Jiwa Yang Tua. Anak indigo memiliki jiwa yang cenderung lebih tua dibanding dengan usia sebayanya. Sebagian dari mereka ada yang menunjukan pertumbuhan jiwa di usianya yang masih bayi dalam memahami kemampuan berfikir, memahami benda-benda dan karakter orang dewasa. Bahkan perkembangan jiwa yang tumbuh cepat mempengaruhi pertumbuhan fisik seperti tumbuhnya gigi dan kemampuan motorik yang lebih cepat dibandingkan dengan keadaan normalnya.
2. Bentuk Kepala  Yang Memiliki Ciri Khas. Bentuk fisik yang mugkin anda lihat adalah kepala yang sedikit besar dari anak seusianya terutama terlihat jelas pada bagian lingkar kepala, dahi dan kening yang lebih lebar. Kuantitas otaknya lebih besar dikarenakan mempunyai kemampuan dalam menganalisi panca inderanya.
3. Bentuk Daun Telinga. Anak indigo dapat dilihat dari daun telinga yang memiliki perbedaan ketimbang anak lainnya seperti bentuknya yang sedikit keluar dari kepalanya, telinganya lebih memanjang dibagian ujung atas dan menekuk bagian cuping bawahnya. Hal ini terjadinya karena kepekaan dalam pendengarannya diatas normal.
4.   Mata Yang Lebih Tajam. Anak indigo memiliki tatapan mata yang tajam dan dalam apalagi di bagaian pupil lebih besar dibanding dengan anak normalnya, sehingga terkesan memiliki sedikit ruang warna putih. Dengan mata yang tajam seperti ini anak indigo memiliki kemampuan supranatural dalam melihat dimensi-dimensi lain yang tidak kasat mata.
5. Tanda Kelahiran. Pada anak-anak indigo seringkali ditemukan tanda-tanda kelahiran yang aneh seperti yang terdapat di dahi, atau kedua matanya. Warna tanda kelahiran anak indigo cukup jelas seperti warna lebam, bekas pukulan.
6. Bagian Tubuh Yang Sakit. Dalam beberapa kasus anak yang mempunyai keistimewaan ditemukan pernah mengalami sakit kepala yang tidak tertahankan kemudian lambung yang melemah. Hal ini dikarenakan adanya strees dalam berfikir yang keras yang tidak dikehendaki sehingga memerlukan energi yang besar. Sedangkan lambung yang lemah dikarenakan produksi asam lambung yang meningkat ketika anak indigo strees.
7. Kepribadian Emosional. Anak indigo memiliki empati yang tinggi disebabkan karena kepekaan yang berlebih pada lingkungannya. Anak indigo juga memiliki rasa marah yang mendesak sehingga menjadi semangat dalam memperbaiki keadaannya. Terkadang anak indigo mendengar suara yang diluar batas kemampuannya sehingga menjadikan dirinya pribadi yang berubah-ubah.

C. Penanganan Anak Indigo.

Anda tahu ciri-ciri anak indigo, ini penanganannya:

“Anak indigo ini biasanya membutuhkan orang dewasa yang stabil secara emosional dan senantiasa penuh kasih sayang yang bisa setia mendampinginya. Anak indigo jika ditangani dengan benar maka ia bisa menjadi orang yang luar biasa dimasa depan. Jika anda kesulitan dengan anak indigo maka sebaiknya anda konsultasikan dengan seorang psikolog untuk melakukan Treatment terhadap anak anda. Perhatikan ciri-ciri anak indigo anda dengan cermat lalu informasi ini disampaikan kepada psikolog supaya penanganannya tepat.”

Semoga bermanfaat…

Aneh atau Anugrah?

Fix, gue bingung harus mulai darimana…

Pertama gue ngga ngerti kenapa gue begini. Semua diluar kendali gue. Gue ngerasa ada hal yang berbeda dari sebelumnya. Sampai pada akhirnya... entah itu teman, guru atau orang ngga kenal sekalipun bilang gue aneh. Heran kan? Gue juga sama.

Ini dimulai ketika gue merasakan sesuatu hal yang aneh. Gue selalu merasa diperhatikan padahal beberapa kali gue lihat itu ngga ada. Bahkan setiap malam hari pun gue ngga pernah tidur dan siangnya gue ngga pernah ngantuk. Tetap fit aja kondisi badan. Ketika mimpi pun selalu menjadi kenyataan. Ini tuh hal yang bikin gue percaya dan ngga percaya. Bukannya takjub, tapi yang timbul hanyalah rasa takut. Gue cuma takut kayak di film-film aja haha.

Bukan hanya sekali. Namun berulang kali gue merasakan hal-hal ngga wajar seperti ini. Gue juga takut untuk menceritakan hal ini. Gue hanya merasa… ini belum waktunya dan akan ada saatnya mereka semua tau. Finally, setelah banyak kejadian aneh yang gue lalui, gue pun memberanikan diri untuk bersuara. Banyak yang ngga percaya dan saking parahnya gue dibilang gila haha.

Entah kenapa, beberapa hari setelahnya orangtua gue mengintrogasi gue seakan gue ini adalah penjahat. Dan akhirnya gue dibawa ke dokter, tapi dokter pun angkat tangan. Pilihan terakhir… dibawalah gue ke orang pintar.

Yang gue tau… gue bisa melihat dan mendengar mereka. Untuk sementara ini… yang gue anggap sebagai keanehan, gue pergunakan dengan baik untuk menolong oranglain. Terbiasa… mungkin itulah kata yang menggambarkan semuanya.

Minggu, 08 Desember 2013

Kamu...

Kamu bukan yang pertama, tapi aku sayang kamu lebih tulus dari yang kamu kira. Berulang kali aku merasa memiliki dan kehilangan, tapi cuma kamu yang susah untuk dilupakan. Kadang aku ngerasa ini cuma sesaat, tapi ternyata butuh banyak waktu untuk menghapus semuanya. Kalaupun aku harus kasih tau ke kamu, mungkin kamu pun cuma bisa mendengar!

Rabu, 04 Desember 2013

Dia, Dia, dan Dia.

Dia itu segalanya buat aku. Dia lebih dari semuanya. Dia itu alasan aku untuk tetap bertahan buat nunggu dia. Dia alasan untuk aku ngedapetin kebahagiaan. Dia alasan buat aku menangis. Dia alasan untuk aku ngerasain yang namanya sakit. Dia alasan buat aku berubah jadi yang terbaik. Dia juga alasan aku buat ngejalanin dan mempertahankan hubungan kita. Dia, dia, dan dia.

Dia itu seseorang yang bisa bikin aku jatuh cinta sama dia. Dia itu apa adanya. Dia itu luar biasa. Dia bisa ngerubah rasa ilfeel aku jadi rasa sayang yang ngga terduga sebelumnya. Dia itu ajaib. Dia beda sama cowok-cowok yang lain. Dia itu spesial dan sangat spesial dihati aku. Bahagia banget bisa punya seseorang yang luar biasa kayak dia.

Dia itu sayang banget sama aku. Dia selalu khawatir sama aku. Dia peduli sama aku. Dia itu bisa jadi temen yang selalu ngehibur aku. Dia itu bisa jadi sahabat buat aku cerita dan numpahin semua rasa yang aku rasain. Dia itu bisa jadi pacar yang selalu ada buat aku. Dia bisa jadi kakak yang selalu ngasih jalan yang terbaik buat aku. Dia itu bisa jadi mamah yang selalu nasihatin aku. Dia bisa jadi ayah yang selalu ngejagain aku.

Dia itu sosok yang biasa tapi setelah aku mengenal dia dan ngejalanin semuanya sama dia aku baru tau kalo dia itu luar biasa. Dia itu ngga ada yang samain. Dia itu terbatas dan hanya aku yang memiliki dia. Aku beruntung punya dia. Dia itu yang seseorang yang bisa bikin aku bangga sama dia.

Kebahagiaan dia itu sangat penting buat aku. Aku ngga mau liat dia sedih. Aku ngga mau liat dia kecewa apalagi kalo itu karena aku, aku ngga mau. Aku ngga mau sia-siain dia, dia berarti buat aku. Jika suatu saat aku harus nuker kebahagian aku buat dia, aku siap kok walau itu harus menyakitkan sekalipun. Yap, yang terpenting buat aku dia.

Perjalanan dapetin dia itu panjang. Perjalanan bikin dia sayang sama aku itu susah. Perjalanan bikin dia percaya itu susah. Perjalanan bikin dia yakin sama aku itu susah. Banyak halangannya, banyak kejadian yang menyakitkan, tapi aku selalu bertahan. Aku yakin aku bisa, aku pasti bisa ngedapetin kebahagiaan aku. Selama itu hak aku, aku akan terus ngejar itu sampai aku dapat! Aku percaya semua di dunia ini tuh ngga ada yang ngga mungkin !! Kalau kata Belieber itu “Never Say Never – Pray – And Believe” judul lagu Justin Bieber itu yang memotivasi aku untuk ngedapetin dia.

Sekarang semuanya udah aku dapetin termasuk dia. Kebahagiaan pun mulai aku rasain sekarang. Aku berharap, aku sama dia akan selalu dalam keadaan ini. Selalu sama-sama dan bisa ngejalanin terus hubungan kita sampai nanti. Biarpun banyak halangannnya aku yakin, aku sama dia pasti bisa kok ngelewatinnya. Semangat dan optimis aja.

Cerita tentang dia itu banyak dan udah terekam jelas di ingatan aku. Aku sayang dia Tuhan, sayang banget lebih dari segalanya! Aku ngga mungkin bisa ngelupain dia, dia terlalu berharga buat aku lupakan. I still believe in love and I still believe in us. Thank you for the all memories dear…

Minggu, 01 Desember 2013

Awal Jadi Belieber?

Pertama kalinya aku ngefans sama Justin Bieber itu pada tahun 2009. Aku mulai nge-fans sama Justin Bieber itu waktu liat Video Clip One Time di TV. Pertama kali lihat Justin Bieber aku langsung terpesona, kagum banget pokoknya! Langsung aja buru-buru aku tulis namanya dibuku biar aku ngga lupa. Eh tapi malahan lupa juga haha. Akhirnya waktu MABIT (Malam Bimbingan Iman dan Taqwa) kelas 7 SMP temen aku ada yang bawa majalah gitu. Terus aku baru sadar kalo dia itu Justin Bieber yang waktu aku liat di TV.

Mulai dari situhlah aku cari tau info tentang Justin Bieber di Google dan sharing sesama Belieber, mulai dari biodata dia, tentang dia, lagu-lagu dia dan semuanya. Akhirnya aku tau dikitlah info tentang Jutin Bieber. Aku mulai download lagunya dia, aku dengerin dan ternyata lagunya keren-keren banget. Pas banget deh buat aku lagu-lagunya.

Saat aku kelas 7 dan 8 aku ngga terlalu fanatik sama Justin Bieber. Barulah pas kelas 9 SMP sampai sekarang kelas 12 SMK aku mulai fanatik sama dia. Aku cari info-info yang berhubungan tentang dia. Pokoknya aku ngga mau ketinggalan info tentang dia. Untuk lagunya aja aku udah hampir punya semua.

Dan rasanya… untuk pindah ke fandom lain kayaknya ngga bias. Aku udah terlanjur sayang banget sama Justin Bieber. Dia inspirasi aku. Dia idola aku. Cerita hidupnya ituh loh yang bikin aku kagum sama dia, disisi lain Justin Bieber adalah multitalent jadi ngga salah lah aku mengidolakan dia? Paling untuk fandom lain aku biasa-biasa aja ngga sefanatik ke Justin Bieber.

Jadi intinya, aku sayang sama Justin Bieber dimulai dari tatapan pertama dan sampai nantipun aku bakalan sayang sama dia. Aku Belieber dan aku bangga menjadi bagian dari Justin Bieber…

Cinta Pertama?

Cinta pertama adalah cinta yang sama sekali ngga akan hilang dari kenangan setiap orang. Pertama kali jatuh cinta, pertama kali merasakan cemburu, pertama kali patah hati, semuanya serba pertama. Ada yang beruntung karena cinta pertamanya berhasil jadi cinta terakhirnya, namun tak banyak juga yang merasakan tak terwujudnya impian menjalani hidup bersama sang cinta pertama.

Masih ingat saat-saat dimana kamu dengan polosnya tersenyum hanya dengan mengingat dia yang kamu sukai? Rasa senang ketika dia mengajak pergi bersama atau bahkan hanya sekedar menyapa dirimu ketika berpapasan di lorong sekolah? Hal-hal kecil yang begitu membuatmu bahagia untuk pertama kalinya kamu rasakan dan itu membuatnya sulit untuk dilupakan.

Berpura-pura salah mengirim pesan, padahal dirimu memang sengaja melakukannya agar bisa memulai komunikasi dengannya. Atau mungkin, dengan sengaja meminjam pena miliknya dengan alasan tinta penamu habis atau ketinggalan di rumah. Kedengaran bodoh memang saat kamu kembali mengenangnya, namun disaat itu tidak ada hal yang tidak akan kamu lakukan asalkan dia sadar akan perasaanmu padanya.

Yang kamu tahu adalah kamu suka melihatnya, kamu senang mendengar suaranya, kamu bahagia jika bisa berinteraksi dengannya, sesederhana itu rasa dari cinta pertama. Bahkan jika temanmu mengatakan kalau dia terlihat kurang menawan, kurang menarik perhatian, namun di matamu dia terlihat sempurna dengan segala kekurangan dan kelebihan dirinya.

Cinta pertama selalu diidentikkan dengan masa remaja. Masa-masa dimana kamu menikmati hidup dengan sepenuhnya, tanpa disisipi rasa khawatir dengan problematika khas dunia dewasa. Saat itu, yang kamu tahu adalah cinta, cita-cita dan persahabatan. Waktu dimana kamu bebas berimajinasi dan merencanakan hidupmu. Tentu saja dalam impian masa depanmu itu terselip keinginan besar untuk menghabiskan waktu tumbuh dewasa bersama dengan cinta pertamamu.

Cinta pertama tidak selamanya berakhir bahagia dan kamu mungkin saja pernah mengalaminya. Ada yang cinta pertamanya bertepuk sebelah tangan dan ada juga yang sudah menjalani hubungan, namun putus di tengah jalan. Saat itu kamu merasakan bahwa cinta pertama datang sepaket dengan rasa patah hati yang begitu menyiksa untuk pertama kalinya.

Sakit namun tak berdarah. Mungkin bagi sebagian kamu, butuh waktu lama untuk menyudahi patah hati setelah menyadari cinta pertamamu tidak seindah yang kamu bayangkan. Cinta pertama menempa dirimu. Dulunya mungkin kamu tidak terlalu tertarik untuk belajar, namun setelah menyukainya kamu mati-matian ingin menjadi pintar seperti dirinya. Kamu yang dulunya cuek dengan masalah penampilan, berusahan untuk tampil sebaik mungkin di hadapannya.

Percaya atau tidak, usaha-usahamu dulu ketika menarik perhatian cinta pertamamu membawa dampak bagi dirimu yang sekarang. Mungkin kamu tidak berhasil mewujudkan cinta pertamamu menjadi cinta terakhirmu, namun pelajaran hidup yang kamu dapatkan saat mencintainya tidak akan pernah menjadi sia-sia. Semua orang pasti akan selalu mengingat hal-hal yang mereka rasakan untuk pertama kalinya. Begitu pun dengan rasa cinta. Sampai kapanpun, kamu pasti akan ingat siapa yang menjadi cinta pertamamu dan bagaimana dia bisa membuatmu begitu bahagia di kala itu.

Takkan ada yang menanyakan siapa cinta keduamu, ketigamu, atau bahkan keseratusmu, karena yang orang-orang tanyakan hanyalah siapa yang pernah mengisi relung hatimu untuk pertama kalanya alias cinta pertamamu…