Aku hanya berharap agar kamu tahu bahwa aku mencintaimu
selamanya. Dan aku akan tetap mencintaimu selamanya. Kamu adalah salah satu
orang yang membuatku menemukan siapa diriku. Aku selalu berfikir bahwa aku akan
memilikimu untuk selamanya. Sampai ada seseorang memberi tahuku bahwa tak ada
hal yang terjadi selamanya. Dan aku menyadari bahwa dia sedang membicarakan
Komang-Ku, Kekasih-Ku.
Waktu tak mungkin akan berhenti, aku ingin kamu ada untukku dan
hanya untukku, tapi ini tak dapat terjadi. Banyak orang yang membuat lelucon
tentang diriku karena aku menjalin hubungan denganmu. Banyak orang yang
merendahkanku karena perbedaan ini. Tapi aku tidak membenci mereka. Aku merasa
menyesal atas perbuatan mereka, karena mereka tidak pernah tau arti dari
berjuang untuk mempertahankan, terutama orang yang mereka cintai.
Sayangku, kalau kamu menangis karena suatu alasan, jangan
menangis. Tetaplah kuat, karena aku masih seorang anak perempuan yang berjuang
mempertahankan yang aku miliki untuk kebahagiaanku. Dan menunjukan pada mereka
bahwa aku BISA meraih kebahagiaanku. Dan kamu tahu? Ini menjadi kenyataan!
Karena tak ada yang mustahil. Sayangku, apapun pasti terjadi. Aku akan terus
berjuang untuk menunjukan padamu, bahwa aku mencintaimu.
Aku berterimaksih banyak padamu karena kamu aku menjalani hidup
lebih ceria. Lelucon yang membuatku tertawa, sebuah senyuman yang mampu
meluluhkan hatiku, dan pita suara yang kau miliki itu membuatku jatuh. Jatuh
kedalam lubang, yang bernama CINTA. Dan pada akhirnya aku menyadari bahwa aku
telah jatuh cinta padamu. Bukan karena paras tampanmu, bukan juga karena
kekayaanmu. Namun aku mencintaimu karena apa adanya dirimu. Aku mencintaimu
seperti spongebob yang mencintai sebuah krabby pattie. Terdengar dan terlihat
gila. Namun mereka tak pernah mengetahui dan merasakan bagaimana dan seberapa
besar cinta kita kepada masing-masing. Aku mencintaimu seperti payung, yang
rela membasahi dirinya sendiri dibawah guyuran air hujan dan membiarkan
seseorang dibawahnya tetap kering dan hangat. Meski dirinya sendiri merasa kedinginan
dan kebasahan. Aku mencintaimu seperti pohon yang rindang yang rela
berpanas-panasan dibawah sinar matahri yang terik dan berusaha menjaga
seseorang dibawahnya agar dia tak kepanasan. Aku mencintai sebesar galaxy, tak
terkira, tak terhingga, dan tak terhitung. Aku mencintai semurni embun pagi
yang selalu muncul diawal hari dan tak terkontaminasi apapun. Aku mencintaimu
tulus seperti matahari, yang rela menerangi hari meski dirinya sendiri merasa
kepanasan.
Aku hanya ingin melihatmu bahagia, aku hanya ingin melihatmu
tersenyum. Seperti saat itu, seperti saat kita menghabiskan waktu bersama.
Terimakasih atas kenangan yang pernah kamu berikan, kenangan ini akan selalu ku
kenang sampai akhir hidupku. Aku sadar aku hanya memiliki sedikit waktu untuk
bersamamu dan sepertinya aku tak dapat membuat sisa waktu kebersamaan kita
bermakna dimatamu. Aku hanya dapat membuatmu kecewa karena aku tak bisa seperti
yang kamu harapkan. Namun kamu harus mengerti aku tak mungkin membiarkanmu
bersedih karena kecewa dan kamu tak mungkin dapat segera perempuan yang kamu
harapkan. Namun satu pengharapanku padaku, berjanjilah untuk tetap menjalani
hidupmu seperti dulu. Aku tak ingin kau bersedih karena kepergianku. Aku juga
berharap kamu akan mendapatkan perempuan yang lebih baik dariku. Kumohon jangan
menangis karena kepergian gadis bodohmu ini. Jangan pernah putus asa karena
gadis bodohmu ini tak sanggup untuk menahan sakit. Aku hanya ingin kamu tertawa
selama jantungmu berdetak, selama darah dinadimu mengalir, dan selama kamu bernafas.
Jangan biarkan setetes air matamu itu jatuh, jangan biarkan aku bersedih
disini. Kau bisa berjanji padaku bukan? Aku harap kamu bisa berjanji padaku.
Ini bukanlah perpisahan, namun hanya suatu keadaan yang menyulitkan. Suatu saat
nanti mungkin kita akan bertemu. Entah kapan, namun aku yakin kita akan
bertemu. Namun bukan sekarang, sekarang bukan waktu yang tepat.
Tapi jangan katakan padaku bahwa aku tidak mencintaimu, bahwa
aku tidak hidup untukmu. Aku akan selalu ada bersamamu. Aku adalah Febri untukmu.
Aku adalah Febri-Mu. Seorang anak perempuan yang memotret wajahnya dengan pose
lucu agar bisa membuat seseorang yang dicintainya tertawa dan tersenyum. Aku
tahu, aku akan tumbuh menjadi dewasa, tetapi aku akan tetap menjadi “Febri”
untukmu. Kamu berhak atas semua cintaku. Mungkin kamu berkata bahwa aku tak
pernah menunjukannya. Tapi kau tahu? Aku mencintaimu. Tapi, aku fikir itu tak
akan lama lagi, karena aku juga harus melanjutkan kehidupanku, sama seperti
dirimu. Jika kamu berfikir bahwa FEBRIANI HARDILAH berubah. TIDAK!!! Aku tidak
akan pernah berubah. Aku tetaplah seorang anak yang berjuang dan berdo’a untuk
mempertahankan kebahagiaan-Ku. Aku hanya bertumbuh dewasa. Semua cintaku
untukmu, My Sweetheart-Ku, sampai selamanya Komang Satria. I wanna be with
you, I love you…
Fhyn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar