Kamis, 28 Agustus 2014

Catatan Kecil Untukmu...

Aku hanya berharap agar kamu tahu bahwa aku mencintaimu selamanya. Dan aku akan tetap mencintaimu selamanya. Kamu adalah salah satu orang yang membuatku menemukan siapa diriku. Aku selalu berfikir bahwa aku akan memilikimu untuk selamanya. Sampai ada seseorang memberi tahuku bahwa tak ada hal yang terjadi selamanya. Dan aku menyadari bahwa dia sedang membicarakan Komang-Ku, Kekasih-Ku.

Waktu tak mungkin akan berhenti, aku ingin kamu ada untukku dan hanya untukku, tapi ini tak dapat terjadi. Banyak orang yang membuat lelucon tentang diriku karena aku menjalin hubungan denganmu. Banyak orang yang merendahkanku karena perbedaan ini. Tapi aku tidak membenci mereka. Aku merasa menyesal atas perbuatan mereka, karena mereka tidak pernah tau arti dari berjuang untuk mempertahankan, terutama orang yang mereka cintai.

Sayangku, kalau kamu menangis karena suatu alasan, jangan menangis. Tetaplah kuat, karena aku masih seorang anak perempuan yang berjuang mempertahankan yang aku miliki untuk kebahagiaanku. Dan menunjukan pada mereka bahwa aku BISA meraih kebahagiaanku. Dan kamu tahu? Ini menjadi kenyataan! Karena tak ada yang mustahil. Sayangku, apapun pasti terjadi. Aku akan terus berjuang untuk menunjukan padamu, bahwa aku mencintaimu.

Aku berterimaksih banyak padamu karena kamu aku menjalani hidup lebih ceria. Lelucon yang membuatku tertawa, sebuah senyuman yang mampu meluluhkan hatiku, dan pita suara yang kau miliki itu membuatku jatuh. Jatuh kedalam lubang, yang bernama CINTA. Dan pada akhirnya aku menyadari bahwa aku telah jatuh cinta padamu. Bukan karena paras tampanmu, bukan juga karena kekayaanmu. Namun aku mencintaimu karena apa adanya dirimu. Aku mencintaimu seperti spongebob yang mencintai sebuah krabby pattie. Terdengar dan terlihat gila. Namun mereka tak pernah mengetahui dan merasakan bagaimana dan seberapa besar cinta kita kepada masing-masing. Aku mencintaimu seperti payung, yang rela membasahi dirinya sendiri dibawah guyuran air hujan dan membiarkan seseorang dibawahnya tetap kering dan hangat. Meski dirinya sendiri merasa kedinginan dan kebasahan. Aku mencintaimu seperti pohon yang rindang yang rela berpanas-panasan dibawah sinar matahri yang terik dan berusaha menjaga seseorang dibawahnya agar dia tak kepanasan. Aku mencintai sebesar galaxy, tak terkira, tak terhingga, dan tak terhitung. Aku mencintai semurni embun pagi yang selalu muncul diawal hari dan tak terkontaminasi apapun. Aku mencintaimu tulus seperti matahari, yang rela menerangi hari meski dirinya sendiri merasa kepanasan.

Aku hanya ingin melihatmu bahagia, aku hanya ingin melihatmu tersenyum. Seperti saat itu, seperti saat kita menghabiskan waktu bersama. Terimakasih atas kenangan yang pernah kamu berikan, kenangan ini akan selalu ku kenang sampai akhir hidupku. Aku sadar aku hanya memiliki sedikit waktu untuk bersamamu dan sepertinya aku tak dapat membuat sisa waktu kebersamaan kita bermakna dimatamu. Aku hanya dapat membuatmu kecewa karena aku tak bisa seperti yang kamu harapkan. Namun kamu harus mengerti aku tak mungkin membiarkanmu bersedih karena kecewa dan kamu tak mungkin dapat segera perempuan yang kamu harapkan. Namun satu pengharapanku padaku, berjanjilah untuk tetap menjalani hidupmu seperti dulu. Aku tak ingin kau bersedih karena kepergianku. Aku juga berharap kamu akan mendapatkan perempuan yang lebih baik dariku. Kumohon jangan menangis karena kepergian gadis bodohmu ini. Jangan pernah putus asa karena gadis bodohmu ini tak sanggup untuk menahan sakit. Aku hanya ingin kamu tertawa selama jantungmu berdetak, selama darah dinadimu mengalir, dan selama kamu bernafas. Jangan biarkan setetes air matamu itu jatuh, jangan biarkan aku bersedih disini. Kau bisa berjanji padaku bukan? Aku harap kamu bisa berjanji padaku. Ini bukanlah perpisahan, namun hanya suatu keadaan yang menyulitkan. Suatu saat nanti mungkin kita akan bertemu. Entah kapan, namun aku yakin kita akan bertemu. Namun bukan sekarang, sekarang bukan waktu yang tepat.

Tapi jangan katakan padaku bahwa aku tidak mencintaimu, bahwa aku tidak hidup untukmu. Aku akan selalu ada bersamamu. Aku adalah Febri untukmu. Aku adalah Febri-Mu. Seorang anak perempuan yang memotret wajahnya dengan pose lucu agar bisa membuat seseorang yang dicintainya tertawa dan tersenyum. Aku tahu, aku akan tumbuh menjadi dewasa, tetapi aku akan tetap menjadi “Febri” untukmu. Kamu berhak atas semua cintaku. Mungkin kamu berkata bahwa aku tak pernah menunjukannya. Tapi kau tahu? Aku mencintaimu. Tapi, aku fikir itu tak akan lama lagi, karena aku juga harus melanjutkan kehidupanku, sama seperti dirimu. Jika kamu berfikir bahwa FEBRIANI HARDILAH berubah. TIDAK!!! Aku tidak akan pernah berubah. Aku tetaplah seorang anak yang berjuang dan berdo’a untuk mempertahankan kebahagiaan-Ku. Aku hanya bertumbuh dewasa. Semua cintaku untukmu, My Sweetheart-Ku, sampai selamanya Komang Satria. I wanna be with you, I love you…

Fhyn

Tidak ada komentar:

Posting Komentar